IBSN: Sampai Nanti Sampai Mati..Sisi Gelapku

January 19, 2009 at 2:51 pm 88 comments

GO TO PROFILEDESIRE.COM

Baru aja mau tiduran satu sms masuk

Sie tergugu haru membaca isi smsnya..

Begini bunyinya :
Sahabat itu bagaikan Tangan dan Mata…
Jika tangan terluka, Mata menangis..
Jika Mata menangis, Tangan mengusap air matanya..
Please sie..
Ada apa denganmu?
Kamu mau cerita kan?

Sejujurnya sms itu bukanlah sms pertama yang bertanya hal yang sama..
Ada apa dengan sie?
Kenapa dengan sie?

Sejujurnya lagi berat buat sie menjelaskan hal ini..
Sie gak tau harus mulai darimana?

Singkatnya begini..
Beberapa waktu lalu sie divonis menderita kanker stadium III..
Kalian tau kan apa artinya itu buat sie?

Bisa jadi hidup sie gak akan lama lagi..
Setiap saat sie bisa ”pergi”

Sewaktu denger vonis itupun sie udah merasa sebagian jiwa sie mati..

Sie menangis dan marah..
Sie marah kenapa Tuhan memberi ujian yang gak habis buat sie..

dibanding dengan yang lain..hidup sie bisa dibilang sangat tidak beruntung..

Sejak lahir sie bahkan gak tau keberadaan ayah sie dan seperti apa rupanya

Awalnya sie gak pernah tau alasan apa yang buat ayah tega ninggalin keluarganya..

Sie ingat waktu itu sie sangat iri melihat teman teman sie memiliki ortu yang lengkap.

Sering sie bertanya dimana ayah sie? kenapa ayah gak bersama sie,dan masih banyak pertanyaan yang gak pernah terjawab..
Ibu hanya bilang ayah pergi bekerja jauh diluar kota.

Sampai suatu saat sie punya kesempatan bertemu ayah, saat itu sie cuma bisa memeluk ayah smbil menangis tanpa sie sadari ternyata itu adalah pelukan pertama dan kehangatan terakhir yang sie dapat darinya.

Sepeninggal ayah hidup yang sie lalui sangat sulit dan jauh dari kata bahagia..disaat anak anak sebaya sie bermain dengan ceria, sie justru bekerja keras membantu ibu.

Bahkan diusia sie yang masih sangat belia sie sudah bekerja menjadi pengasuh anak..
Dengan imbalan uang sekolah sie dibayarin..

Sementara itu ayah tak sekalipun membantu perekonomian keluarga.. ayah hilang bagai ditelan bumi..tapi sie masih berharap ayah pulang, seperti yang ia janjikan..

Tahun berlalu akhirnya keinginan sie bertemu ayah makin berkurang..
Terlebih ketika akhirnya sie tau alasan ayah pergi karena ada wanita lain..

Saat itu sie cuma bisa berteriak marah dan menangis..
Sie membenci ayah,sangat membencinya..

Mengingat masa masa sulit dan menyakitkan yang sie lewati bersama ibu tanpa sepeserpun bantuan ayah, mengingat betapa menyedihkan melewati lebaran tanpa ayah, tanpa sempat memikirkan membeli pakaian baru seperti teman teman kecil sie yang lain Karena yang ada dalam fikiran hanyalah apa yang bisa kami makan besok dst…

Tapi tuhan maha adil..setelah melewati perjuangan yang berat perlahan kehidupan kami mulai membaik,lalu beberapa tahun yang lalu..ayah memberi kabar dan bilang sangat ingin bertemu dengan sie.

Saat itu sie bimbang perasaan sie terombang ambing antara kebencian dan juga rindu ingin merasakan pelukannya, akhirnya setelah melewati pergulatan bathin, sie putuskan untuk menemuinya..

Dibandara juanda akhirnya untuk kedua kali sie bertemu dengannya.

Tapi sungguh sie gak merasakan apa apa, gak menangis, tidak juga terharu saat ayah memeluk sie.

Sie cuma merasa hampa dan mati rasa. Ayah seperti orang asing dimata sie..
Membuat sie gak betah berlama lama didekatnya..

Dan mungkin inilah jawaban penantian panjang masa kecil sie,dan sie putuskan untuk tidak mengingatnya dan mengharapkan ayah lagi.

Apa sie salah jika membenci ayah sie sendiri,laki laki yang seharusnya mengayomi dan melindungi keluarganya..tapi justru menelantarkan sie..membuat sie kehilangan momen masa kecil yang seharusnya indah.

Tak ada satupun kenangan manis tentang ayah yang bisa sie ingat..selain penderitaan dan pengkhianatannya kepada ibu..
Sie bahkan memiliki gambaran mengerikan tentang ikatan perkawinan..apa sassie salah?

Dan kebencian sie kepada ayah semakin menjadi ketika abang meninggal dunia ayah tidak datang menghadiri pemakamannya,bahkan sampai nenek meninggalpun ayah tak datang, dan yang terakhir saat ibu meninggal, ayah juga gak datang ataupun sempat meminta maaf atas apa yang sudah dilakukannya.

Lantas apa yang bisa sie harapkan dari laki laki jahat seperti ayah? Gak adakan?..

Dari kecil sampai dewasa sie hanya mengenal ibu..wanita kuat yang mampu membesarkan kami dengan pengorbanan cinta dan airmatanya..

Sering sie merasa hidup sie hampa meski banyak orang disekeliling sie. Sie berusaha tertawa bahagia,meski dalam hati sie menangis pedih.

Sie hanya ingin buat orang orang bahagia.

Sie ingin orang orang melihat sie kuat dan tegar meski sebenernya sie rapuh..

Itulah salah satu alasan kenapa selama ini sie gak pernah terbuka sama kalian sahabat sahabat sie, sie gak mau kalian ikut sedih.

Kalau pada akhirnya sie membuka semuanya, sie cuma berharap gak ada lagi ganjalan dalam hati sie sendiri.

Sie gak mau menyimpan dendam lagi kepada Ayah yang sudah menelantarkan sie.

Sie memaafkan ayah..
Sie ikhlas atas apa yang sudah ayah lakukan ke sie dan ibu.

Sie gak tau berapa sisa waktu yang sie punya.

Sungguh sie gak mau menanggung dosa ke manusia ketika sie harus dipanggilNYA.

Sie sadar bahwa Allah sangat mencintai sie,Allah sedang menguji ketakwaan sie.

Sie udah ikhlas menerima dan siap menjalani semua TakdirNYA…

Sampai Nanti Sampai Mati!

Entry filed under: karyaku. Tags: , , , .

Pacarku SUPERSTAR.. IBSN: Kekuatan Cinta!!

88 Comments Add your own

  • 1. aljawari  |  January 19, 2009 at 3:02 pm

    Prinsipnya sebnarnya tidak ada sesuatu yang manis di masa lalu..

    Aku berharap km memiliki masa depan yang manis..

    Dan aku yakin km akan mendapatkannya..

    Reply
  • 2. isfiya  |  January 19, 2009 at 3:08 pm

    Yukkk berjuang…..
    Jangan menyerah sampe memang itu jadi takdir sie…
    Kita semua akan ke arah sana…
    Sakitnya sie semoga jadi peluruh semua dosa…
    Untuk sie yang cantik biar menjadi putihhh…
    Sebersih bayi…..
    Kuatkan hati sie… dan berjuanglah…
    Suatu saat kita bisa bersama disini maem2 bareng….
    Dengan wajah ceria sie lagi…

    Reply
  • 3. isfiya  |  January 19, 2009 at 3:13 pm

    We are all luph U… and want U to share joy with us…
    We keep pray 4 U… to heal ur pain….
    Because ur pain is our pain…
    So keep fight … God love U ….
    And want u to keep innocent….

    Reply
  • 4. Didien®  |  January 19, 2009 at 3:17 pm

    Ini adalah bagian hidup yg harus sie jalani..bertawakallah kepada-Nya..jangan putus asa apalagi menyalahkan Yang Kuasa..Allah punya rencana lain buat sie..saya percaya..bila Allah menghendaki hal yg tak mungkin bisa saja terjadi..
    ayo lawan semua penyakit itu, jgn kalah sblm perang..Doa ku setiap saat terpanjat untukmu sie.. Ya Allah yassir umurona

    Reply
  • 5. Didien®  |  January 19, 2009 at 3:19 pm

    Lekas sembuh yahhhh🙂

    Reply
  • 6. Rizal  |  January 19, 2009 at 3:23 pm

    Alhamdulillah… akhirnya Sie bersedia untuk meng-ikhlaskan apa yang ‘di-gariskan’ Tuhan dalam ‘peran’ yang Sie lakoni di panggung dunia ini…

    Dari dulu saya sangat mengharapkan Sie menghilangkan semua beban yang masih memberatkan hati Sie… bener – bener dihilangkan….

    Stadium III tidak berarti tidak bisa sembuh… Insya Allah… there’s still hope… saya percaya… harapan itu selalu ada..

    Percayalah…. saya, sobat yang menyayangi Sie, akan berusaha sekuat tenaga untuk membuktikan bahwa Sie bisa sembuh…

    Sie pasti sembuh….. Sie pasti sembuh…. Insya Allah Sie pasti sembuh…

    Reply
  • 7. Agung Mojosari  |  January 19, 2009 at 3:25 pm

    saya salut banget ama mbak sassie, dengan banyaknya ujian ini mbak bisa kuat sampai saat ini. bener2 salut….
    tetep semangat ya, tetep sabar, semua hadapi dengan ikhlas insyaAllah Allah meridhoi kita semua….get well soon mbak sassie… 🙂

    Reply
  • 8. Billy Koesoemadinata  |  January 19, 2009 at 3:32 pm

    dear sassie,
    entah udah keberapa kali billy nulis komen di sini, entah udah keberapa kali juga, billy cuman sekedar blogwalking aja tanpa nulis komen, tapi yang pasti, tanpa billy sadari, billy seakan2 sudah tenggelam dalam keseharian seorang sassie

    dari tulisan2 dan juga postingan2 sassie, billy jadi sadar.. bahwa manusia itu kecil,, dan hanya bisa berencana..

    sekedar berbagi saja, billy juga pernah ngalamin despair seperti itu.. memang, orangtua billy masih lengkap, keadaan pun seakan baik2 saja dari mata luar, tapi dalam hati tidak begitu, karena billy selalu dibiarkan apa adanya, tanpa ada kesempatan untuk unjuk gigi

    beberapa kali billy ngadu sama Sang Khalik. bahkan, sempat juga billy minta untuk akhiri saja semua perjalanan ini, tapi, jawaban dari Sang Khalik, bukanlah mengenai mengakhiri, tapi bagaimana kita sebagai makhluk ciptaan-Nya bisa memberi dan mewarnai makna dari hidup ini

    ada satu kutipan – billy lupa sumbernya, mengenai bagaimana cara menghadapi cobaan, yaitu,
    “ALLAH tidak akan mencoba hamba-Nya, diluar kemampuan hamba-Nya. Maka bersyukurlah jika engkau tengah diuji oleh-Nya, karena dengan demikian derajatmu akan bertambah naik di sisi-Nya.”

    mudah2an, bisa bikin sie lebih baik..😉

    Reply
  • 9. Nug  |  January 19, 2009 at 3:52 pm

    Dear Sassie,
    Aku sudah tau sebagian tentang kamu…
    Tapi aku baru tau secara lengkap sekarang
    Speechless..

    Aku cuma mau bilang TERIMA KASIH Sassie,
    untuk keberanianmu berbagi dengan kita semua
    untuk keberanianmu menjalani hidup
    untuk keberanianmu menghadapi penyakitmu itu
    untuk menjadi contoh dan inspirasi bagi orang-orang yang mengenalmu
    untuk menjadikan setiap detik hidupmu berarti untukmu dan untuk orang lain.

    So, as you have done so far, be taft Sie. You may cry, if you need. Nothing wrong with it, but keep moving forward positively like now. Keep stay close to Allah, Allah will always with you.

    We will always support and be with you as well Sie. You are not alone.

    Take care Sie, we all love you.

    PS: Sie I sent you email. Please read or email me, so I can share some thing off line to you. Thanks.

    Reply
  • 10. Hejis  |  January 19, 2009 at 3:54 pm

    Mbak Sie…
    Tak seorang pun dapat memastikan kematian kita. Bersyukurlah mbak Sie masih diberi kesempatan untuk mengingat bahwa kehidupan kekal kelak perlu bekal berupa amal ibadah. Mbak Sie sudah punya itu. Beruntunglah, mbak Sie punya ketabahan dan kesabaran yang amat hebat. Mungkin orang lain dengan cobaan yang sama akan menjadi orang yang tidak karuan, tetapi mbak Sie malah tumbuh menjadi orang yang luhur budi. Bersyukurlah.
    Bayangkanlah mbak Sie. Ada orang yang masih muda, sehat tanpa penyakit sedikit pun, sehingga ia merasa hidupnya masih panjang lalu tiba-tiba ia dipanggil oleh Allah, meninggal. Ia tidak sempat beramal dan beribadah dengan cukup karena ia berniat akan beramal dan beribadah nanti saja ketika usia sudah tua. Mbak Sie jauh lebih beruntung daripada orang itu.
    Saya dan sahabat blogger lainnya senantiasa ada di sampingmu. Mendukungmu. Kita semua akan mati, tak bisa ditawar. Saya sekuatnya berdoa, semoga Allah SWT menyembuhkan penyakitmu, mbak. Insya Allah, Dia akan mengabulkan doa-doa yang berdatangan dari banyak sekali sahabat. Jangan terus menerus bersedih. Jika mbak Sie merasa bahagia, bahagialah adanya. Apa pun yang terjadi. Dalam menghadapi penyakit apa pun, semangat nomor satu untuk penyembuhan. Saya selalu berdoa dan berharap. Salam hangat. Tersenyumlah sebagaimana biasanya. Ya, terima kasih ya.🙂

    Reply
  • 11. nanzzzcy  |  January 19, 2009 at 4:08 pm

    *hug sassie*

    gw bener2 speechless bacanya.. dan gw salut banget kalo sie bisa ngadepin itu semua dengan ikhlas..
    thanks ya buat cerita hidup sie.. yg bisa beri kekuatan buat gw secara pribadi..
    u’re a amazing woman.. do you know?

    berjuang ya say.. buat hidup lu.. buat masa depan lu..
    c’mon.. taklukkan penyakit jahanam itu..

    world loves u..
    we loves u..
    God loves u..

    *hug lagi*

    Reply
  • 12. casual cutie  |  January 19, 2009 at 5:45 pm

    jangan menyerah, keajaiban pasti ada. Tuhan akan memberi jalan yang terbaik bagi umatnya…

    Reply
  • 13. poetoe  |  January 19, 2009 at 5:52 pm

    sie…. semua orang memiliki cerita hidup yg berbeda2, bahkan kadang yang lebih parah dari apa yang kita alami. Nenekku dulu pernah bilang, seseorang yang lemah itu adalah orang yang selalu terbawa akan masa lalunya karna sesungguhnya dia itu adalah orang yang penakut akan kehidupan,.. sementara orang yang kuat itu adalah orang yang selalu dan tidak pernah henti2nya menanti hari esok akan datang dan dia bersiap dengan penuh keyakinan bahwa hari esoknya itu akan lebih baik dari hari sebelumnya…. so.. kamu jangan pernah beranggapan bahwa hari esok tidakakan pernah datang lagi.. Semua sudah ada yang ngatur… bahkan semalam aku sempat bertemu sama malaikat, dan malaikat juga cerita akan masalahmu itu… dia bilang, sesungguhnya apa yang kamu alami itu adalah sebuah cobaan untuk menguji ketegaran kamu. Dan itu sifatnya ahanya sementara… kamu jangan khawatir ya.. Nanti aku sms lagi bila perlu aku telp si malaikat biar kamu selalu diberi umur panjang, diberi kesehatan, diberi kebahagian, dan kamu kembali seperti sie yang dulu yang pernah aku kenal.. Besok kalo HPq udah dapat charger aku telp kamu,.. saat ini udah seminggu low bat, charger ketinggalan dikampung.. heheheh.. SEMANGAAAAAAAAAAAAAAAAAAAATTTTTT SIEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE……

    Reply
  • 14. mang kumlod  |  January 19, 2009 at 5:57 pm

    Assalaamu’alaykum Sas…
    Duh baru kali ini gw nangis baca blog…
    Ternyata kamu orangnya kuat dan besar hati…
    Sas, tetaplah kuat seperti Sassie yang gw kenal lewat blog ini.
    Tetaplah melakukan yang terbaik dalam hidup ini. Ingat kisah Kang Abik kenapa dia harus menulis novel AAC!
    Duh, kayaknya nasehat ini buat gw juga deh…
    Usia hanya Allah yg tau, Sass!
    Semoga hari esok lebih cerah…

    Gw speechless…

    Reply
  • 15. Nyante Aza Lae  |  January 19, 2009 at 6:45 pm

    sie…dq cuman bisa diam dan termangu…

    Reply
  • 16. a3u5z1i  |  January 19, 2009 at 6:49 pm

    Mba Sie…
    Beberapa saat lalu, saat saya sakit, ada seorang yang sangat saya cintai menghibur saya dengan SMS ini. SMS ini dulu alhamdulillah mampu meringankan perasaan saya saat itu. Semoga SMS ini bisa menghibur Mba Sie,,,

    =======

    Aku meminta pada Allah swt setangkai bunga segar.
    Ia malah memberiku kaktus yang berduri.
    Aku meminta seekor kupu-kupu.
    Ia malah memberiku seekor ulat yang jelek rupanya.

    Aku sedih..
    Aku kecewa..

    Namun, kemudian,
    kaktus pun memunculkan bunganya yang elok lagi menawan.
    Ulat itupun berubah menjadi seekor kupu-kupu yang cantiknya tak tertandingi.

    Itulah jalan Allah, indah pada waktunya.
    Ia tidak akan memberi apa yang kita harapkan,
    tapi…
    Ia memberi apa yang kita butuhkan.

    Kadang kita sedih, kecewa, dan terluka.

    Tapi percayalah, di atas segalanya,
    Ia sedang merajut cerita terbaik dalam kehidupan kita.”

    =======
    Mba, banyak orang yang mengalami nasib seperti Mba, tapi mereka malah memancarkan cahaya hati mereka pada saat kesulitan itu datang. Mereka tiada berputus asa akan nasib mereka. Mereka tersenyum, dan terus melaju mengarungi hidup.

    Bagi mereka, mengalahkan sang maut bukanlah dengan hidup lebih lama.

    Bagi mereka MENGALAHKAN MAUT ADALAH :
    Memanfaatkan percikan api kehidupan mereka untuk memberikan manfaat dan inspirasi bagi orang lain.

    Janganlah takut akan kematian. Ia akan datang, tak peduli Mba Sie divonis kanker stadium III atau penyakit apapun.

    Ingatlah Allah, dekati Ia, mengadulah padaNya..

    InsyaAllah doa kami bersama Mba Sie…

    Jangan kalah dengan nasib yang engkau alami…

    Reply
  • 17. nit  |  January 19, 2009 at 7:31 pm

    Mbak Sie, saya mungkin gak mengenal mbak. Tapi saya kagum dgn kegigihan mbak sie.. setelah membaca postingan tadi.
    Semoga kita dapat yang terbaik dariNya..
    semangat ya Mbak Sie..

    Reply
  • 18. Gusti Dana  |  January 19, 2009 at 7:35 pm

    Mbak Sie..udah nyoba pengobatan alternatif??.Selain berdoa..kita juga harus berusaha,setelah itu baru kita pasrah kepada Allah Swt.:-)

    Sahabat….

    Saya mengundang sahabat (juga semua) blogger untuk menjadi salah satu blogger yang menyusun konsep “Indonesian’s Friendship Blogger”.Bisa merupakan dukungan,ide,saran,kritik,dll..:-)

    Salam hangat persahabatan selalu,

    Gusti Dana

    Reply
  • 19. Gusti Dana  |  January 19, 2009 at 7:39 pm

    Mbak Sie…semoga diberi kekuatan dan ketabahan oleh Allah Swt..,dan semoga mbak Sie cepat sembuh:-).

    Walaupun kita tidak pernah bertemu..mbak Sie sudah merupakan teman,sahabat dan juga saudara didunia maya,dan semoga juga didunia nyata nanti:-)

    Reply
  • 20. nelangsa  |  January 19, 2009 at 9:03 pm

    Ikhlas, berdoa, percaya, dan tetap semangat … Keajaiban bisa muncul kapan saja, yang penting jangan pernah menyerah😀

    Reply
  • 21. Shun  |  January 20, 2009 at 12:22 am

    Sassie my prend, kisah hidup kamu bs jadi pelajaran hidup tuk orang lain. Tidak usah bersedih hati karena kamu punya teman2 terbaik yg mendukung kamu.

    Sassie, ganbatte kudasai ^^

    Reply
  • 22. rismaka  |  January 20, 2009 at 4:26 am

    Aku terharu…. hiks
    Sabar ya mbak…. Semua pasti ada jalannya…
    Btw sie, adukanlah semuanya pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
    Semoga Engkau selalu dlm lindunganNya.

    Sie… hmm… bisa tau YM-mu ga? Add YM-ku ya…

    Reply
  • 23. randualamsyah  |  January 20, 2009 at 7:56 am

    Sie jangan sedih dong…

    Ga enak internetnyya kalo sie sedih ni…

    Reply
  • 24. thevemo™  |  January 20, 2009 at 8:31 am

    Abang hanya berdoa sie…
    sie bisa melawan vonis yang di berikan kepada sie, dan keajaiban itu datang…dan sembuh

    ketika kita ikhlas menerima semua cobaan, di situlah allah akan memberi kita kesenangan Sie….

    Sie…Sie wanita yang hebat, wanita yang gigih…

    Reply
  • 25. Rindu  |  January 20, 2009 at 10:16 am

    Sassie, terlalu banyak cinta disini kan … tapi saya pernah merasakan cinta yang seperti ini, namun ketika sendiri dengan luka besak kemo maka semua terasa gelap. Merasa sepi ditengah keramaian. Dan pada akhirnya kita berjuang sendiri.

    Sie, pada saat sendiri ada yang menemani kita yaitu ALLAH, ambil tasbih dan gemakan namanya … DIA lah pemberi kekuatan dan cinta sesungguhnya. Hanya DIA, pada saat kita merasa gelap lupakan yang lain, bahkan lupakan saya juga boleh asal ingat yang satu yaitu ALLAH.

    Gelap akan terang …. sepi akan pergi.

    Saya sering tertidur diatas sajadah dengan tasbih masih mengikat jari jemari saya … dan itulah cinta.

    Reply
  • 26. Rindu  |  January 20, 2009 at 10:18 am

    I love you sist …

    Masih ingat ketika kita berdua tak lagi mampu menghapus airmata kita yang menggenang di pelupuk mata kita sendiri, karena kita membiarkan ia jatuh.

    Sist … again I love you

    Reply
  • 27. Rindu  |  January 20, 2009 at 10:34 am

    sist, ada dua sms di HP saya untuk sassie ..

    Duddy: sassie hebat ya, semangat u/ sembuhnya besar banget..🙂

    Mas Nug: De, tadi mas Nug baca tulisan sassie yg terakhir. I was speechless De.. I got her email, wow. She is a taft girl (like you) I wonder if there anyway to assist her.🙂

    Dan saya reply dengan ucapan terima kasih sist …

    Reply
  • 28. INDAHREPHI  |  January 20, 2009 at 10:50 am

    saya ga bisa komentar apa2 sie..speechless…
    Allah terlalu menyayangimu, Allah terlalu mencintaimu hingga menghujanimu dengan ujian2..agar kamu..sie.. agar kamu semakin dekat dengan Nya..
    get well soon ya sie…
    kangen sm suaramu yang merdu itu, kangen sm tawamu yang renyah itu..kangen smua tentang kamu🙂
    love u so🙂

    Reply
  • 29. INDAHREPHI  |  January 20, 2009 at 10:51 am

    salam bwt adit ya sie🙂

    Reply
  • 30. INDAHREPHI  |  January 20, 2009 at 10:57 am

    *hugs*

    sie..
    berjanjilah…
    jangan putus asa!
    semangaaat!! ya…sie harus semangaatt!! \(^^)/

    *hugs*

    Reply
  • 31. Keep Smile  |  January 20, 2009 at 2:51 pm

    Dear my lovely sister,

    hidup adalah hari ini,
    hidup adalah perjalanan menuju ke kehidupan selanjutnya,

    “kenapa kita hidup?”
    ~ karena kita dilahirkan
    “kenapa ada kematian?”
    ~ karena ada kehidupan

    walaupun saya sehat (insyaAllah) hari ini,
    belum tentu saya masih hidup esok hari.

    ….
    ……
    Bersyukur&Ikhlas,
    itu kunci kebahagiaan …

    With love,
    ANLa-Arinda

    Reply
  • 32. okta sihotang  |  January 20, 2009 at 3:14 pm

    mencoba belajar dari masa lalu aja..

    Reply
  • 33. lucy  |  January 20, 2009 at 6:37 pm

    sie..

    SMANGAT!!!!!!

    makasih yah…sie dah ngajarin aku tentang IKHLAS..
    sie dah ngajarin aku buat jadi wanita tegar…

    jangan putus asa sie..ALLAH tu sayang sama sie…

    meski aku ga kenal sie, tapi aku tetap berdoa buat sie, cepat sembuh sahabat…

    salam knal yaa…

    senyum donk….
    smileeeeeeeeeeee ^________^

    Reply
  • 34. inge  |  January 20, 2009 at 7:51 pm

    salam kenal🙂

    makasi sudah berbagi berbagai pengalaman

    yang pasti jangan pernah putus asa…

    karena Tuhan selalu berikan yang terbaik dan takkan pernah menguji umatNya diluar batas kemampuan umatNya…

    diuji bukan berarti dibenci, karena ternyata Tuhan percaya bahwa kamu bisa menghadapi apa yang diberikan untukmu…

    dan yakinlah bahwa Tuhan juga berjanji… bahwa apa yang diberikan akan selalu Indah Pada WaktuNya…

    keep smile🙂

    Reply
  • 35. aldnaira  |  January 20, 2009 at 10:06 pm

    sie..=) love you.. iam here

    tetep semangat, sie ga boleh nyerah.. sie harus kuat.. sie harus sembuh..

    Reply
  • 36. aldnaira  |  January 20, 2009 at 10:25 pm

    sie sayang… Allah Maha Adil dan Bijaksana ..Allah memberi kesusahan dan penderitaan untuk menguji kita…

    Tak jarang begitu sangat melukai hati, hingga hikmahnya tertanam dalam.. Tak perlu kita pertanyakan, “apa maksud Allah ?” Karena jika kita berbesar hati dan mau mencerna, Allah punya alasan tersendiri yang memang sukar dimengerti…
    dan kita harus tetap percaya bahwasanya Allah akn selalu memberikan sie yang terbaik.. =)

    Love You sie

    Reply
  • 37. alveean  |  January 21, 2009 at 12:09 am

    selalu ada do’a untuk sassie…
    tetap semangat…
    keep on fightin’…

    Reply
  • 38. Benksila  |  January 21, 2009 at 1:37 am

    Sebelumnya mas minta maaf klo slama ini ada salah, mas gak bisa berkata apa2 lagi sie, mas cuma bisa berdoa, smoga kmu slalu dalam lindungan Allah.
    perjalanan hidupmu adalah kisah nyata yg bisa bikin mas menangis. Kmu harus tetap tegar sie, seperti mendiang ibu kmu, mas salut ama kmu, semoga kmu masih diberi kesempatan hidup lebih lama di dunia ini sie, semoga kmu lekas sembuh.
    Mas minta maaf gak bisa telepon kmu, karena mas gak sanggup sie.
    Ok sie smoga kmu tetep kuat dalam menjalani hidup ini.

    Reply
  • 39. geRrilyawan  |  January 21, 2009 at 1:51 am

    dan saya masih menganggap hidup saya penuh cobaan…hebat kamu sie, dikasih ujian banyak dan masih bisa tegar. saya sendiri belum tentu mampu…kamu lebih kuat dari saya.
    saya nggak punya kualifikasi buat ngasih nasehat sih…tapi ini bukan saatnya untuk berhenti sie…saya yakin kamu sanggup kok menjalaninya, cepat sembuh dan berpikir positif…🙂

    Reply
  • 40. ANLa Keep Smile  |  January 21, 2009 at 8:16 am

    Tetap semangadh!
    Tetaplah menyimpulkan senyum terindah mu!

    My lovely sister,
    aku selalu ber do’a untuk mu.

    Reply
  • 41. hmcahyo  |  January 21, 2009 at 9:49 am

    Sasie.. maaf ya baru berkunjung…

    Saya sebernarnya sudah tahu dari temen-temen tentang Sie.. tapi karena Sie sudah bercerita sendiri sekarang.. mungkin saya sedikit bisa menyumbang saran… paling tidak mudah-mudahan bisa memberikan sedikit pengalaman untuk menghadapi Hidup ini.

    Sie… Ayah saya meninggal dengan menderita Kanker Larynx dan dioperasi sampai empat kali… di kemoterapi beberapa kali… dan di sinar laser beberarapa kali juga…. kurang lebih beliau 2 tahun berada di rumah sakit..

    ada sebuah kejadian ketika ayah saya putus asa menjalani terapinya… beliau mogok solat, dan dan terlihat tidak ada semangat hidup lagi. (Setahun menjelang beliau wafat harus solat ditempat tidur dan tayamum kadang juga ibu atau saya dan adik-adik yang membantu untuk membersihakan badan beliau)

    AKhirnya saya panggilkan seorang ustadz… beliau dibacakan beberapa surat dari al quran… dan kemudian beliau menangis… selanjutnya sang ustadz memberikan nasihat yang sampai sekarang saya hafal:

    Pak.. bukan masalah, bapak akan meninggal kapan… tetapi bagaimana bapak meninggal.. itu yang penting… bukankan dokter yang merawat Bapak juga meninggal duluan (ya salah satu dokter yang merawat ayah meninggal dalam peswat ketika mau mennghadiri seminar)?” Jadi sekarang Bapak coba tawakal… mudahan-mudahan ALlah memberikan kemudahan bagi Bapak…

    begitu kurang lebih nasihat sang ustadz.. dan alhamdulillah sejak saat itu ayah mau solat dan alhamdulillah beliau meninggal dalam keadaan bersih, sesudah solah subuh, dan minta ganti pakain baju koko, mita disepon badannya – dan hari itu pas setelah khotib idul fitri di masjid sebelah rumah mengakhiri khutbahnya 5 tahun lalu. mudah-mudahan beliau khusnul khotimah.

    Sie… kita semua akan mati… itu pasti..tapi bagaimana kita mati itu yang perlu kita usahakan dengan baik…

    dan yang penting lagi terkadang manusia suka meramal-ramal.. dan memvonis-vonis… seperti pas ayah saya habis operasi dikatakan yang paling berhasil diantara 14 penderita lainnya… tapi justru ayah saya yang paling lama menderitanya… meski memang sebagian ada yang meninggal duluan tapi ada yang lain justru ada yang masih sehat dan sembuh…

    jadi sembuh, mati semua urusan DIA …

    Sie mudah-mudahan ini tidak semakin membuatmu sedih… sungguh kami berharap Sasie.. sembuh dan bisa kembali beraktvitas lagi

    tetap bersyukur… dan berdoa… banyak sekali orang yang baik di sekitarmu

    Salam dari Malang doa kami selalu untukmu
    Amin

    Reply
  • 42. pengendara  |  January 21, 2009 at 9:52 am

    kisah yang mirip dengan kisah hidup ku,
    .
    i don’t know what to say,
    .
    just keep moving keep sharing,
    .
    salam

    Reply
  • 43. Relesead: IBSN 2.0 « to live to love to leave legacy  |  January 21, 2009 at 9:59 am

    […] kali saya dapat SMS dan pesan di YM saya, bahwa ada salah satu member IBSN yang saat ini menderita sakit yang mungkin mengerikan bagi orang lain. Tetapi saya kagum padanya, […]

    Reply
  • 44. Tuyi  |  January 21, 2009 at 10:09 am

    Smangat…smangat..Sie…
    biar ga’ pusing mampir lagi ke blogku..

    Reply
  • 45. Jiwakelana  |  January 21, 2009 at 12:05 pm

    Tuk sejenak aq trdiam dan termangu. Siapapun dia aq yakin akan terenyuh hatinya stelah membaca tulisan qm. Yg dpt aq petik dari crita khdupan qm ini, aq melihat sosok wanita yg tegar skalipun qm merasa rapuh. Qm tdk brputus asa dgn smua ini dan ini mnunjukan kekuatan qm yg ikhlas mnghadapi smua. Stiap kejadian2 yg qm lalui ini adalah sbuah suratan. Suratan bukanlah utk d lawan, tp suratan itu hrs dhadapi dgn bjaksana. Memaafkan kesalhn ayah qm yg prnah membuat hari2 qm bgitu buruk, adalah sbuah kbjaksanaan. Sngat jarang org yg bisa sperti itu. Aq kagum pd qm, krn qm tlh mengambil tmpat yg bgtu bgs dsisi Allah, qm tlh memenangkan permainan takdir itu. Tp msh ada yg harus qm menangkan lagi, yakni menang dari pnyakit yg qm derita kini. Jgn mnyerah dan jgn prnah brhenti krn qm sdh prnah mlewati pnyakit yg lbh buruk, dendam..! Lekas smbuh ya.., doa ku dan tmn2 lainnya brsama qm.

    Reply
  • 46. IBSN: Sekeping hati disudut jalan « Hanya Kata-kata  |  January 21, 2009 at 12:22 pm

    […] kita Jika, entah kapan nanti, saatnya tiba Tulisan ini aku dedikasikan untuk bidadariku Ade dan Sassie dan para sahabat dan bidadari lain yang saat ini berjuang melawan untuk sembuh penyakitnya, dan […]

    Reply
  • 47. kahfinyster  |  January 21, 2009 at 12:27 pm

    kak sie,,

    kita ga boleh marah kalo dikasi cobaan,,

    kita harus ngelewatin cobaan ntu,,bukan dihindari,,

    sabar yah kak,,

    salam ibsn,,

    Reply
  • 48. kira  |  January 21, 2009 at 12:31 pm

    yakin
    yakin
    yakin
    yakin
    yakin
    yakin
    yakin

    Allah memberi yang terbaik buat kamu,
    ada sebuah cerita……
    ada seorang pelukis yang melukis di atas gedung tinggi, setelah selesai, dia melihat lukisannya tadi dan saking bagusnya dia pun terkesima dibuatnya, saking senangnya melihat lukisan tadi, tanpa sadar dia melihat tulisan tadi dengan mundur-mundur sampai mau jatuh dari gedung, kebetulan ada seseorang yang melihat, tapi dia bingung bagaimana mengingatkannya agar tidak jatuh tanpa mengagetkannya, dia pun merusak lukisan tersebut, dan seketika pelukis tadi berhenti mundur. dan selamatlah ia,
    terkadang sebuah peringatan itu mengorbankan sesuatu yang berharga dalam diri kita, tapi yakinlah karena itu semua ada hikmah nya.
    Sorry banget ya, aku SOK TAU BANGET.

    Reply
  • 49. Blog Cantik  |  January 21, 2009 at 3:49 pm

    SALAM KENAL YA…!
    Sampai jumpa lagi…!

    Reply
  • 50. Dede Dim-Dim ^_^  |  January 21, 2009 at 4:30 pm

    Jujur, setelah baca postingan sie yang ini de ga tau mau commnet apa. Tapi yang jelas…..percayalah bahwa ALLAH pasti tau apa yang terbaik untuk setiap umat-Nya, karena setiap keringat, air mata, pengorbanan serta luka pasti akan diberikan balasan yang Indah oleh-Nya dan de berharap sie selalu sabar ya ^.^

    With Love,

    Dede Dim-Dim ^_^

    Reply
  • 51. Laki-laki Biasa  |  January 21, 2009 at 4:51 pm

    Nabi Ayub a.s. menyeru Tuhannya ketika ia sakit, ia berkata,

    “… Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (Q.s. al-Anbiya’: 83).

    Sebagai jawaban terhadap doa Nabi Ayub, Allah berfirman sebagai berikut:

    “Maka Kami pun mengabulkan doanya itu, lalu Kami hilangkan penyakit yang menimpanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.” (Q.s. al-Anbiya’: 84).

    Jangan pernah putus untuk terus berdo’a dan ikhtiar yah…

    Reply
  • 52. Laki-laki Biasa  |  January 21, 2009 at 4:52 pm

    “Tiada seorang mukmin ditimpa rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyakit atau kesedihan (kesusahan) sampai pun duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya.” (HR. Bukhari)

    “Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya maka Allah menguji dan mencobanya agar dia mencapai derajat itu.” (HR. Ath-Thabrani)

    Reply
  • 53. tren di bandung  |  January 21, 2009 at 6:17 pm

    saya alami vonis kanker sekitar 95an.
    dan berhasil melaluinya.
    dengan berusaha menganggap Tuhan
    pasti memberikan yang terbaik kepada kita.

    saya bisa merasakan beban yang sie rasakan.
    tapi sie jauh, jauh lebih hebat
    dari yang saya alami.

    saya dulu merasa dekat banget dengan Tuhan
    saya bisa bayangkan bagaimana sie sekarang

    itu adalah sebuah perasaan dekat yang khusus
    sangat khusus
    dan tidak dimiliki oleh mereka
    yang sembuh dan normal

    keadaan sie dibatasi oleh Tuhan kegembiraanya
    tapi diluaskan kebahagiaannya bersama Tuhan
    saya tahu perbedaan itu juga dari sie kan

    selamat menemukan keluarbiasaan
    bersama sang Maha Pemilik Alam Semesta ini

    dan tetaplah berbagi bagi kami
    yang ditakdirkan hidup lebih normal dan datar
    tentang kehidupan di atas kehidupan
    yang sekarang sedang sie lihat dan rasakan
    yang akan sie tembus terus
    menembus batas-batas
    menemukan sesuatu yang hakiki
    puncak dari segalanya
    puncak dari pencarian semua manusia

    Reply
  • 54. abindut  |  January 21, 2009 at 10:36 pm

    Saya hanya bisa terdiam membaca tulisan sie..
    Enggak tau harus komen apa… Sungguh sulit rasanya terbayang oleh saya…
    Saya hanya bisa bilang kamu hebat sie… Kuat dan tegar, Saya yakin Allah akan memberikan yang terbaik buat mu…
    Semangat lah karena harapan masih akan selalu ada..

    Reply
  • 55. yande  |  January 22, 2009 at 12:40 am

    Sie, sungguh demi apapun saya berdoa, sie masih ada untuk membaca ini, sie sekarang posisi ada dimana? bisa email saya? yande_tt@yahoo.com, sekali lagi tidak bermaksud ngerepotin sie yang lagi sakit

    Satu hal yang saya tau umur adalah rahasia Tuhan sie, jd cobalah untuk tetap kuat.

    Pernah ada seorang rekan saya menyembuhkan kanker rahim stadium IV B

    So please keep strong. i’m not going to lose you

    Reply
  • 56. pakdejack  |  January 22, 2009 at 7:15 am

    jangan pernah merasa gagal meskipun kanker stadium 3 udah didepan mata, seberat apapun sebuah penyakit pasti ada obatnya, itu merupakan janji Allah yg memotivasi saya untuk belajar lebih keras tentang kedokteran, karena saya tau bahwa Allah tidak akan mengingkari janjinya. kenapa merasa sebagian jiwa udah mati? justru karena ada kesempatan inilah gunakan sebaik mungkin, karena yg diliat oleh Allah bukanlah banyaknya kesempatan yg kita miliki, namun maksimalisasi kesempatan tsb. posisi sie skr dimana? tolong kirim email ke jacky@juraganmedis.com sebisa mungkin saya bantu.

    Reply
  • 57. INDAHREPHI  |  January 22, 2009 at 9:48 am

    okay, sie..aku pengen cerita sesuatu sm km…
    aku punya sepupu, nama panggilannya Franz. dan dia sekarang lg berjuang ngelawan sakit kankernya, kanker otak.
    pengen tau perjalanan hidupnya?

    franz terlahir kembar. kembarannya bernama Richie. dari kecil selalu sama2, layaknya anak kembar lainnyya.
    ketika masih kecil, sekitar ukur 4 tahun, orang tua mereka bercerai. bisa ga bs hak asuh di ambil alih sm papi nya. sdgkan maminya, jangankan ngasuh, utk sekedar ketemu dan meluk aja ga bs. pengen denger suara anak2nya dari tlp aja ga bs. dinding pembatas dibangun terlalu tinggi dan kuat.
    mereka hanya ketemu dalam doa aja.

    kemudian, maminya ngelanjutin sekolah lg di amerika, lalu menikah lg dengan papi baru yang baiik banget…kemudian menetap di kanada.

    tapi sampe detik itu franz dan maminya ga pernah berkomunikasi sama sekali.

    masuk usia SD, Richie meninggal. krn tenggelam wkt mainan di tempat kyk kolam ikan tapi gedee banget. di depan matanya sendiri,dan jg aku. kita berdua yang masih kecil dan ga bs apa2 cuman bs berdiri kaku, ga bs nangis sangking takutnya. itulah, yg membuat smpe sekarang aku dan franz selalu menyalahkan diri sendiri atas kepergian Richie.
    beranjak dewasa, Franz dididik keras sm papinya jg mami barunya. dia memutuskan utk sekolah di singapura. hingga pada akhirnya pergolakan batinnya memuncak., terlebih ketika dia divonis menderita kanker otak, waktu itu sekitar tahun 2006(lupa) baru stadium 1. dia memutuskan menjadi mualaf. papinya tau, lalu murka dan mengusirnya. biaya pengobatan di stop. biaya hidup di stop. dia lari ke lampung. ke keluarga saya.

    sedikitpun, dia ga pernah mengeluh ttg apa2 yg terjadi pada dirinya, hidupnya, keluarganya.

    pada akhirnya ditahun 2007 dia berhasil mengontak maminya. 2008 dia resmi tinggal di kanada, selain utk melepas kepedihan krn terpisah dgn sang ibu, jg utk menjalani pengobatannya.
    dia sempet kritis dan koma krn kankernya udah masuk stadium II.
    dgn segala perjuangannya, dan jg cinta dan doa maminya, alhamdulillah..ada progress wlu dia blm dinyatakan sembuh betul…
    sampai sekarang dia..dia masih berjuang…dgn sisa2 luka..dgn satu sayapnya…
    dengan senyumannya…

    sekedar sharing sie…

    selagi km yakin Allah adalah pengendali hidupmu. tak ada yang tak mungkin di dunia ini…

    berjuanglah.

    Reply
  • 58. Sassie Kirana  |  January 22, 2009 at 11:50 am

    Assallammualaikum wr wb..

    Sie pengen ngucapin makasih ya buat semua yang sudah begitu peduli sama sie..

    Sie sangat menghargai semua niat baik kalian..
    Terutama bli yande ,pakde jack,dll yang sdh menawarkan berbagai tawaran pengobatan..

    Sie menerima begitu banyak email yang menawarkan hal yang sama dan sie minta maaf,karena gak semua bisa sie penuhi..

    Saat ini sie sedang fokus menjalani treathment dan terapi yang Insya Allah terbaik..

    Sie juga tengah mempersiapkan mental dan fisik untuk melakukan operasi di luar..

    Sie hanya minta doanya aja dari kalian semua,semoga semua berjalan lancar dan sesuai rencana..

    Sekali lagi tolong maafkan sie ya,Semoga Allah membalas Niat baik teman teman dengan kebaikan Amiin..

    Reply
  • 59. Edi Psw  |  January 22, 2009 at 12:54 pm

    Yang sabar ya Sie

    Reply
  • 60. goenoeng  |  January 22, 2009 at 1:32 pm

    aku tahu, kamu adalah sassie yang kuat.
    dan aku yakin, kamu bisa menghadapi ini semua dengan baik.
    aku nggak bisa menyarankan apapun untukmu, aku hanya bisa menjadi sahabatmu yang mungkin kamu butuhkan buat curahan perasaan.
    semoga selalu ada senyum di bibirmu, sie.🙂

    Reply
  • 61. Blog Cantik  |  January 22, 2009 at 1:35 pm

    (^_^)

    Reply
  • 62. cahayadihati  |  January 23, 2009 at 10:15 am

    sie…
    Yaya, sering maen kesini baik tinggal jejak maupun sekedar jalan2, tapi baru hari ini Yaya ngerasa Yaya menemukan sie, dan yaya dapat pencerahan…semangat ya Sie…

    Tuhan tau yang terbaik untuk umatNya, Tuhan memberi kamu kekuatan dan suka cita diatas semua ini…

    Semangat sieeee…

    Reply
  • 63. keliling  |  January 23, 2009 at 1:27 pm

    tidak semua orang didekati begitu mesra oleh Tuhan, tentang apa itu makna “senyum dan tangis”, “kemudahan dan ujian”, “kehidupan dan kematian”. mungkin ketika nanti di surga, orang-orang “yang beberapa” itu akan jauh lebih bahagia, dan ingin mengulang kemesraan dengan penciptanya. padahal kehidupan akhirat hanya menerima satu kata: abadi.

    Reply
  • 64. kweklina  |  January 23, 2009 at 6:12 pm

    Sie…aku yakin ada mujizat terindah buat kesembuhanmu.

    kami bantu dalam doa…

    Reply
  • 65. hanif  |  January 24, 2009 at 8:34 am

    Meski begitu jangan menjadi orang-orang yang kalah ya. Vonis tak berarti kamu harus terpuruk kan? Masih ada waktu dan teruslah menjadi arti. Dengan begitu kau akan tetap hidup meski raga dan jiwa telah berpisah.

    Reply
  • 66. dhanny dan ayu  |  January 24, 2009 at 10:04 am

    tetap semangat, tetap tegar dan tetap ikhlas dalam menjalani kehidupan ini, baik pahit, getir dan manis….tetap yakin bahwa Tuhan selalu memndampingi orang yang sabar dan ikhlas…salam kenal dari kami…..

    Reply
  • 67. iaksz  |  January 25, 2009 at 12:30 am

    Ssie … yang sabar ….

    Dia tidak memberikan ujian melebihi yang mampu ditanggung

    hambaNya .. dan itu tujuannya adalah untuk mengetahui

    seberapa kuat dan tegar dirimu menerima cobaan ini.

    Tetaplah menerima ayah untuk mendampingi mu, meskipun di

    masa lalu dia meninggalkan mu. Karena dia masih ada untuk

    menemani mu, maka jadikan lah dia sebagai tempat berbuat

    kebaikan, karena ridha orang tua adalah doa bagi anak2nya.

    Ssie .. yang tabah ya …

    Ane pernah denger, kalo salah satu dari sebab sembuhnya

    penyakit adalah banyak bersedekah dan memaafkan kesalahan

    orang. Ane saran supaya Ssie mencobanya. Moga2 Ssie

    sembuh cepat dan masih diberi panjang umur ..

    Reply
  • 68. Nug  |  January 25, 2009 at 7:24 am

    Dear my angel Sassie,

    I not sure whether you might be able to open your blog today
    After a very hard day you had yesterday.

    Dad simply wanna visit, coming with my open arm and giving my angel a big hug, tranfering my energy of love to you and hope it may warm you up and you know that in your hard times, Dad alwas be here with you all the time, in my heart.. in my pray..

    Ge well soon my angel..
    Love you,
    Dad

    Reply
  • 69. abu sayyaf  |  January 25, 2009 at 1:08 pm

    malu nya aku membaca smua ini,
    trnyata ada yg lebih berat ujian’a dr aku…
    kau buka pikiran hati ku teh..mksh y.mau bilang pa lg ya?bingung mo bilang apa euy..kitu we lah.

    Reply
  • 70. Nug  |  January 26, 2009 at 7:32 am

    Pagi Sie..!!
    Semoga hari ini ladi pulang ke rumah yaa..
    Matahari bersinar pagi ini Sie, semoga juga bisa menerangi harimu
    Keep the spirit high and smiling my angel.
    I know you can pass this through.
    Love you,
    Dad🙂

    Reply
  • 71. Mirac1e katrok  |  January 27, 2009 at 1:36 am

    Keno opo toh cah ayu saskie? Kowe kok apes temen nasibe. Pakdemu iki ra iso bantu opo2. Mugo2 cepet waras ae yo cah ayu, supoyo sesuk iso bal-balan nang blog my opera maneh. Sing sabar…. Owalah agus agus agus

    Reply
  • 72. sarahtidaksendiri  |  January 31, 2009 at 8:21 pm

    sie…jujur stlh bc postingan ini, satu yg pasti yg aQ rasain, aQ malu dan benci, karena aQ yg org punya segala2nya ini ternyta lemah banget, bbrp bulan ini aQ ngadepin banyak masalah dan persoalan, yang sbnrnya bila dirunut g ada apa2nya dgn apa yg Sie dan sahabat2 lainnya alami.
    aQ percaya Tuhan punya rencana lain untuk semua umatNya..
    Dukungan dan cinta untuk Sie 🙂

    Reply
  • 73. Yes, I love you Sassie.. I do.. « Hanya Kata-kata  |  February 4, 2009 at 2:01 am

    […] memberikan afirmasiku: “Ya, sangat indah…”. Tulisan ini aku dedikasikan untuk bidadariku Sassie, suatu kehormatan dan sangat menyenangkan menerima panggilan “Daddy” […]

    Reply
  • 74. nita  |  February 4, 2009 at 7:13 am

    sie, terus percaya dan berjuang akan sembuh ya
    aku akan ikut mendoakan dr jauh
    salam kenal & sayang

    Reply
  • 75. ernalilis  |  February 4, 2009 at 1:37 pm

    Sie… Ini ada sebait kata dari temenku yang menderita kanker sudah stadium IV saat ditemukan dan survival lifenya hanya 3 bulan.. sekarang sudah 7 tahun.. kankernya juga tetap ada tetapi dia tetap bisa memberi. dan terus berbagi..

    Na…..
    Jangan pernah berhenti jika kakimu masih bisa melangkah…
    Jangan hentikan gerak tanganmu jika kamu masih bisa berkarya
    Jangan tekuk bibirmu selagi kamu masih bisa tersenyum…

    Allah masih memberimu hidup hari ini..
    Jadi pasti ada tugas yang harus kamu selesaikan…
    Menyepi sendiri dan menangisi keadaan hanyalah hasutan setan..
    Tuk habiskan waktu dalam kesia-siaan..

    Pasti…pasti.. ada sesuatu yang bisa kamu berikan untuk hidup ini…
    Sakit adalah petanda Allah sayang padamu
    Rasa sakit hanyalah petanda kamu orang-orang yang dipilih
    Maka mengapa kamu tidak mengucap ”Alhamdulillah aku diberi sakit”.
    Jangan biarkan rasa sakit mengurungmu dengan pagar-pagar kesedihan…
    Dan membuatmu tak punya arti untuk kehidupan..

    Tuhan menyayangimu Sie.. Kami semua sayang padamu..

    Salam kenal
    Erna

    Reply
  • 76. zulkarmen  |  February 4, 2009 at 8:14 pm

    Allah swt bisa melakukan apapun…, dan dapat membalikkan segala sesuatunya…, semoga mukjizat itu menghampiri Sie… 🙂
    amien…

    Reply
  • 77. Odie  |  February 25, 2009 at 12:41 pm

    keep spirit sie…
    i walk beside you, always…😀

    Reply
  • 78. Hafid Algristian  |  February 28, 2009 at 3:55 pm

    sungguh sebuah kejahatan terbesar ketika seorang teman acuh tak acuh kepada temannya.
    dan kejahatan terbesar saya adalah mengacuhkanmu.
    saya tak pernah melihatmu, tapi entah mengapa energimu sampai kemari.
    membubung tinggi, menerobos ruang dan waktu, melampaui batas-batas semu, mengajak semua berpadu untukmu.
    energimu betul-betul telah sampai kemari, sie!
    itulah energi hidupmu!
    dan sesungguhnya kau akan selalu hidup!
    hidup, sie!
    kau tahu arti hidup, kan?!
    kau hidup, sie! hidup!
    dan itulah engkau, sie, dengan seluruh energi hidupmu, telah sampai kemari, di setiap sudut hati kami.

    Reply
  • 79. Buat Sassie « katakata sukasuka  |  February 28, 2009 at 4:19 pm

    […] yang iseng-iseng, namun akhirnya saya menemukan sebuah berita yang mengejutkan. yakni tentang sassie, seorang blogger yang cukup dikenal di kalangan sesama blogger, member dari IBSN*, sedang berjuang […]

    Reply
  • 80. goncecs  |  March 4, 2009 at 11:29 am

    lama gak ngeblog membuat saya gak tau kabar temen2 smua !!
    dan saya baru tau ….. ttng kabar sie …. !!

    sesungguhnya setiap yang bernafas itu pasti mati

    “kullu nafsin dzaaikotulmaut”

    kita semua akan mati kita ngantri saja kita juga tidak tau kapan dan dimana !!!

    mari kita isi umur kita dengan IBADAH , IBADAH dan IBADAH ….

    Reply
  • 81. 1nd1r4  |  March 9, 2009 at 8:57 am

    Ada mantan istri atau mantan suami, tapi tidak ada mantan orang tua atau anak. Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, baik atau buruknya pasti Allah punya rencana dibalik semua itu dan akan selalu ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita tarik. This might be my first visit to your blog, tapi aku berdoa buat kesembuhanmu dan semoga bahagia akan hadir dihari2mu kedepannya, amien🙂

    Reply
  • 82. oRiDo™  |  March 10, 2009 at 11:11 am

    tetap semangat Sie..
    tetep semangat…

    semoga Sessie di beri ketabahan menghadapi ini semua..

    Reply
  • 83. sejenaksaja  |  March 24, 2009 at 12:35 pm

    sassie

    kalo kamu bersemangat , pasti bisa …

    berdoa dan selalu berdoa, yakinkan Tuhan selalu ada bersamamu,

    tabah ya Sie
    🙂

    Decy

    Reply
  • 84. yogi  |  March 27, 2009 at 8:13 pm

    hai..senang membaca blog mu
    aq taw dari mas farid (ipk4cumlaude.wordpress.com)
    beberapa hari yang lalu aq juga di vonis menderita kanker stadium awal.

    Dunia serasa runtuh di siang hari ketika dapat berita itu
    merasa Tuhan gak adil sama aq

    tapi setelah membaca pengalam kamu,aq jadi malu
    cobaan yang aq alami tak seberat yang kamu alami

    aq harus semangat menjalani ini
    thx uda memberi aq inspirasi

    Yakin Tuhan punya rencana indah bagi kita semu

    GBU

    Reply
  • 85. liachristie  |  March 29, 2009 at 1:20 pm

    hai Sassie, salam kenal.
    bagaimana kabarnya sekarang setelah beberapa bulan, sudah lebih sehatkah? mudah2an sehat kembali seperti sedia kala ya.

    Reply
  • 86. Erwandi01  |  April 22, 2009 at 6:44 am

    Selamat jalan Adinda …..Berbahagialah Disisi NYA…..

    Reply
  • 87. abd malik  |  May 19, 2010 at 12:57 pm

    sie . tuhan gk pernah memberi umatnya cobaan tetapi karena hanya untuk menguatkan iman kita ..
    kamu harus bisa . harus kuat . yakin untuk melewati semua ini !
    masih ada kesempatan teman !!
    you must believe . god love u .
    tuhan selalu punya rencana .
    take care yah sih .
    your story get especially mention in my heart .

    Reply
  • 88. Puja  |  April 11, 2011 at 12:44 am

    kasih q sangat merindukanmu,
    bawalah aku kepeluakanmu,..
    hari tanpamu seperti sianga tak bersianar…
    sayang, jemput aq… aku siap menjadi pendamping hdpmu.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Support

spacer
keep simple and useful blog spacer
Indonesians’ Beautiful Sharing Network
spacer

Banner

Inspirational & Friendship Blog Award

Photobucket

Award

kajiankomunikasi.wordpress:
award spacer
spacer

Recent Posts

Archives

Blog Stats

  • 73,359 hits

%d bloggers like this: